Hellow Man In Yellow (part 2) : Another Smile
Saya mengusap keringat yang menetes di dahi. Ini adalah putaran kelimaku mengitari lapangan Gasibu. Diajak oleh teh Nita dan Kak Barra untuk berolahraga disini. Saya tau persis maksudnya, mereka pasti diminta oleh Mamah dan Papah untuk mencari tahu kelanjutan dari impian kuliahku. "Neng, udah yuk. Sarapan apa?" Seseorang menepuk bahuku sambil terengah-engah disampingku. "Bubur ayam Mang Endang yuk teh, mantap surantap eta mah" jawab seseorang sambil terus berlari melewati saya dan teh Nita. "Kamu gak ditanya Den. Heran deh, yang diajak kan Eneng, kenapa kamu ikutan juga siy", ujar teh Nita menimpali. Yang diajak bicara tidak menghiraukan jawaban teh Nita. Deni terus berlari sambil menunjuk ke arah salah satu gerobak di pinggiran lapangan Gasibu, dan setelah mendapat anggukan kepala dari teh Nita, dia langsung tertawa senang dan berbelok kedalamnya. "Ish adikmu ituu ya." Ujar teh Nita sambil geleng-geleng," sudahlah yuk. Lapar niy...